Berikut Unsur-Unsur Peta Beserta Fungsinya

 12 Unsur-Unsur Peta dan Fungsinya

Sumber : Sinauips.com


Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar dengan menampilkan suatu objek yang terdapat pada permukaan bumi serta menampilkan skala-skala sebagai suatu perbandingan. Peta dapat terbagi atas berbagai macam jenis peta. Peta juga bisa diartikan sebagai gambaran suatu wilayah, yang ketika dilihat dapat dibayangkan kondisi aslinya. 


Berikut ini adalah unsur-unsur atau komponen peta :
1. Judul 
Judul peta biasanya diletakkan di tengah atas atau di tempat yang mudah terbaca. Fungsi judul peta adalah memberi informasi dan menunjukkan daerah yang digambar dalam peta. 


2. Arah Mata Angin
Mata angin disebut juga sebagai pedoman arah atau orientasi. Arah mata angin berbentuk anak panah. Fungsi dari arah mata angin dalam peta yaitu membantu penggunaan peta, khususnya memahami arah.


3. Skala

Skala adalah angka yang menampilkan jarak dalam peta dengan jarak yang sesungguhnya dengan perhitungan perbandingan. Skala berfungsi untuk mempermudah pembaca dalam membayangkan luas wilayah atau jarak sebenarnya dari suatu daerah di permukaan bumi. Peta yang hendak diperbesar atau diperkecil harus diubah skalanya.


4. Legenda 
Legenda biasanya diletakkan pada pojok kanan atau kiri bawah peta. Legenda memiliki fungsi untuk memuat keterangan penting tentang simbol dalam peta. 


5. Simbol
Simbol pada peta untuk melambangkan obyek geografi yang ada di permukaan bumi dan untuk memberikan penjelasan keadaan fenomena permukaan bumi yang tergambar dalam peta. 


6. Garis Astronomis
Garis astronomis adalah garis lintang dan garis bujur yang terdapat di dalam peta. Garis astronomis ditulis dengan singkatan BT untuk bujur timur, BB untuk bujur barat, LS untuk lintang selatan, dan LU untuk lintang utara. Garis astronomis berfungsi untuk mempermudah penentuan posisi suatu tempat di permukaan bumi. Penulisan komponen ini ditunjukkan dengan derajat, menit, serta detik.


7. Sumber Peta
Sumber peta yaitu keterangan sumber yang digunakan dalam pembuatan peta. Sumber peta berfungsi untuk memberi kepastian jika informasi yang ditampilkan semuanya akurat. 

8. Warna 
Warna pada peta berfungsi agar objek yang hendak ditampilkan akan lebih menarik serta lebih mudah dipahami. Seperti warna biru untuk menggambarkan laut, danau, sungai, perairan lainnya. Warna hijau untuk melambangkan dataran rendah. Kuning untuk melambangkan dataran tinggi. Merah untuk melambangkan pegunungan. Warna-warna lain seperti ungu, cokelat, dan abu-abu dapat menggambarkan suhu, curah hujan, kelembapan, dan lain sebagainya. 

9. Tata Tulis
Tata tulis berfungsi agar lebih mudah dipahami oleh orang yang membaca peta. Dalam tata tulis peta huruf kapital miring berfungsi untuk penulisan nama perairan berupa samudra, laut, danau, sungai, rawa-rawa, dan sebagainya 

10. Inset
Inset adalah unsur peta yang menjelaskan lokasi utama pada tampilan suatu peta. Inset berfungsi untuk memberikan gambaran secara lengkap dari peta tersebut. Inset disebut juga sebagai peta kecil atau peta sisipan. 

11. Garis Tepi
Garis tepi memiliki fungsi untuk merapikan letak pembuatan peta. Selain itu garis tepi berfungsi agar gambar dalam pembuatan peta terlihat lebih rapih.

12. Tahun Pembuatan
Tahun pembuatan peta berfungsi untuk menginformasikan kepada pembaca peta bahwa tahun berapakah peta itu dibuat. Selain untuk menginformasikan tahun berapa peta dibuat, tahun pembuatan peta juga berfungsi untuk menginformasikan masa berlaku persebaran suatu objek yang dipetakan.

Nah, jadi itulah 12 unsur-unsur atau komponen yang ada dalam peta. Mulai dari judul peta hingga tahun pembuatan sebuah peta.


sumber informasi : 
https://dosengeografi.com/unsur-peta/
https://www.kompas.com/skola/read/2021/09/02/130000669/9-komponen-peta-dan-fungsinya?page=all

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama