5 Tempat Wisata di Indonesia yang Diakui UNESCO

Tempat Wisata Indonesia yang Diakui UNESCO   
Sumber : artsandculture.google.com


Indonesai sangat kaya akan keberagaman yang melimpah. Sehingga sangat wajar jika Indonesia memiliki banyak sekali tempat wisata yang sangat indah. Bahkan, beberapa tempat wisata Indonesia diakui oleh UNESCO.


1. Candi Borobudur  

Candi Borobudur adalah salah satu monumen Buddha terbesar di dunia, yang dibangun pada abad 824 Masehi oleh Raja Samaratungga ketika masa Wangsa Syailendra. Pembangunannya selesai pada 847 Masehi oleh Ratu Prabudawardhani, putri Samaratungga. Candi Borobudur dibangun untuk memuliakan agama Budha Mahayana. Candi yang berlokasi di berlokasi di Jalan Badrawati, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah ini memiliki luas 123 x 123 meter persegi dan terdiri dari 504 patung Budha, 72 stupa terawang, serta satu stupa pusat atau induk. Bentuk bangunan Borobudur berupa punden berundak-undak yang terdiri dari 10 tingkat. Setiap tingkatannya konon melambangkan tahapan kehidupan manusia.


2. Taman Nasional Komodo

Taman Nasional Komodo berlokasi di antara Pulau Sumba dan Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), serta terdiri dari tiga pulau besar, yakni Pulau Rinca, Pulau Komodo, dan Pulau Padar. Namun, ada banyak pulau-pulau kecil yang juga tergabung di dalamnya, yang semuanya berasal dari gunung berapi. Menurut UNESCO, tempat ini diidentifikasi sebagai kawasan prioritas konservasi global, yang tediri dari ekosistem darat dan laut, serta mencakup area seluas 219.322 hektar. Iklim kering di tempat ini memicu adaptasi evolusioner spesisifik pada flora yang ada di sana, yang berkisar mulai dari padang rumput, padang rumput sabana, hutan gugur tropis, dan hutan awan kuasi.


3. Candi Prambanan

Candi Prambanan terletak di lingkungan Taman Wisata Prambanan, lebih kurang 17 kilometer (km) ke arah timur dari Yogyakarta. Tepatnya, candi ini berlokasi di Jalan Raya Solo - Yogyakarta No.16, Kranggan, Bokoharjo, Kecamatan Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Candi Prambanan adalah candi Hindu terbesar di Indonesia. Candi Prambanan dibangun pada masa pemerintahan Raja Pakai Pikatan, yang memerintah Mataram Kuno antara 840-856 Masehi. Sementara candi-candi kecil lainnya yang berada di kompleks tersebut dibangun pada masa raja-raja berikutnya, bahkan hingga periode kekuasaan Rakai Watukara Dyah Balitung (898-915 Masehi). Karena lokasinya yang hanya berjarak sekitar 19 km dari Candi Borobudur, beberapa sejarawan menafsirkan latar belakang didirikannya candi ini adalah sebagai respons artistik, politik, dan agama terhadap pembangunan Borobudur.


4. Taman Nasional Ujung Kulon

Taman Nasional Ujung Kulon adalah Kawasan Taman Nasional yang terletak di ujung paling barat Pulau Jawa. Lokasi tepatnya adalah di Kecamatan Sumur dan Cimanggu, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. UNESCO menetapkan Taman Nasional Ujung Kulon sebagai Situs Warisan Dunia pada 1 Februari 1992. Taman nasional seluas 122.956 hektar ini merupakan rumah bagi Badak Jawa yang sangat populer, tapi terancam punah. Selain sebagai taman nasional, destinasi ini juga menjadi tempat wisata alam yang sangat luas dan menarik untuk dijelajahi. Alamnya yang masih terjaga membuat pengunjung bisa menikmati keindahan vegetasi yang tumbuh bebas. Di beberapa wilayah, pengunjung juga dapat melihat satwa-satwa liar hidup dengan bebas.


5. Taman Nasional Lorentz

Kawasan Taman Nasional (TN) Lorentz terletak di bagian Tengah-Selatan Papua dan membentang sekitar 2,4 juta hektar atau setara 25.056 kilometer persegi. Dengan luas tersebut TN Lorentz menjadi taman nasional terluas di Asia Tenggara. Menurut situs Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, saking luasnya, TN Lorentz masuk ke dalam area 10 Kabupaten di Provinsi Papua yaitu Kabupaten Mimika, Kabupaten Paniai, Kabupaten Intan Jaya, Kabupaten Puncak, Kabupaten Puncak Jaya, Kabupaten Lanny Jaya, Kabupaten Jaya Wijaya, Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Ndua, dan Kabupaten Asmat. Kawasan ini membentang di sepanjang gletser khatulistiwa di jajaran pegunungan tinggi Asia Tenggara. Ekosistem di TN Lorentz berada di ketinggian sekitar 0 – 4.884 meter dari permukaan laut. Spektrum ekosistemnya terbilang sangat lengkap, mulai dari ekosistem pesisir pantai sampai Pegunungan Alpin.


Itulah, tempat-tempat wisata di Indonesia yang diakui oleh UNESCO.


Sumber informasi : 

kompas.com

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama